Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Factors Affecting the Implementation of Complete Basic Immunization in Infants

Main Article Content

Yolanda Syahdia
Metri Lidya

Abstract

Background: Complete basic immunization is a key public health strategy to prevent infectious diseases in infants, yet immunization coverage remains below national targets in several regions. Various maternal, familial, and service-related factors are believed to influence the implementation of complete basic immunization.


This study aimed to analyze factors associated with the implementation of complete basic immunization among infants at the Cempaka 2 Integrated Health Post, Andalas Village.


A quantitative cross-sectional study was conducted involving mothers with infants aged 0–11 months. All eligible participants were included using a total sampling technique. Data were collected using structured questionnaires assessing maternal characteristics, attitudes, family support, and health service factors. Statistical analysis was performed using bivariate analysis followed by multivariate logistic regression to identify dominant influencing factors.


Results: The findings indicated that several maternal and social factors were associated with the implementation of complete basic immunization. Maternal age, education level, attitude toward immunization, and family support showed significant associations with immunization completeness, while maternal occupation, knowledge level, and perceived quality of health services were not significantly associated. Multivariate analysis identified maternal age as the most dominant factor influencing the implementation of complete basic immunization.


The implementation of complete basic immunization is influenced by a combination of maternal and family-related factors. Strengthening health education, fostering positive maternal attitudes, and enhancing family support are essential strategies to improve immunization coverage among infants.

Article Details

How to Cite
Syahdia, Y., & Lidya, M. (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi: Factors Affecting the Implementation of Complete Basic Immunization in Infants. Jurnal Abdi Kesehatan Dan Kedokteran, 5(1), 308–325. https://doi.org/10.55018/jakk.v5i1.151
Section
Articles

References

Azwar, S. (2008). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik & Depkes RI. (2012). Survei demografi dan kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: BPS.

Dinas Kesehatan Kota Padang. (2022). Profil Kesehatan Kota Padang 2022. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat 2025. Sumatera Barat: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Dummer, T. J., Cui, Y., Strang, R., & Parker, L. (2012). Immunization completeness of children under two years of age in Nova Scotia, Canada. Canadian Journal of Public Health, 103(5), e363–e367. https://doi.org/10.1007/BF03404482

Indrawati. (2023). Hubungan pengetahuan dengan cakupan imunisasi booster DPT-Hb Hib pada balita di Desa Ranah Baru. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(1), 107–111. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/1249

InfoDatin. (2016). Situasi imunisasi di Indonesia 2008–2015. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Irfani, N. (2010). Pengaruh umur ibu terhadap kesehatan bayi dan balita. Jakarta: Pustaka Kesehatan.

Kemenkes. (2017). Laporan situasi penyakit menular di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Kesehatan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lisnawati. (2014). Generasi sehat melalui imunisasi. Jakarta: Trans Info Media.

Lisnawati. (2014). Generasi sehat melalui imunisasi. Jakarta: Trans Info Media.

Nanda, G. L. M., Roza, N., & Huzaima. (2024). Hubungan kepercayaan pasien dan kualitas pelayanan dengan imunisasi dasar lengkap. Jurnal Kesehatan Amanah, 8(1), 140–159.

Neni, S. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Posyandu Dewi Sartika Kota Malang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 356–371.

Notoadmodjo, S. (2010). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasi (edisi revisi). Jakarta: PT Adi Mahasatya.

Notoadmodjo, S. (2010). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasi. Jakarta: PT Adi Mahasatya.

Pawellangi, E., dkk. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di wilayah kerja Puskesmas Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif.

Priyoto. (2015). Perubahan dalam perilaku kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Profil Kesehatan Kota Padang. (2024). Profil kesehatan Kota Padang 2024. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang.

Profil Kesehatan Sumatera Barat. (2024). Profil kesehatan provinsi Sumatera Barat 2024. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Rustikayanti, S., & Suryamah. (2017). Persepsi tentang imunisasi booster pada ibu yang memiliki balita usia 24 bulan. STIKes Dharma Husada Bandung.

Sarker, A. R., Akram, R., Ali, N., Chowdhury, Z. I., & Sultana, M. (2019). Coverage and determinants of full immunization: Vaccination coverage among Senegalese children. Medicina (Kaunas), 55(8), 480. https://doi.org/10.3390/medicina55080480

SDKI. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

UU RI No. 36. (2009). Undang-undang tentang kesehatan. Jakarta: Pemerintah Indonesia.