Korelasi Perilaku Konsumsi Sugar Sweetened Beverage dengan Kejadian Overweight pada Remaja Correlation between Sugar Sweetened Beverage Consumption Behavior and Overweight Incidence in Adolescents
Main Article Content
Abstract
The modern world faces a double burden of malnutrition, where a country experiences two nutritional problems, namely undernutrition and overnutrition. One of the common nutritional problems among adolescents is obesity. Obesity is thought to be caused by the habit of consuming sugary drinks. This study aims to identify the relationship between the habit of consuming sugary drinks and the incidence of obesity in adolescents.
This research approach uses correlation analysis with a cross-sectional method. The sampling technique used total sampling, with a sample size of 94 junior high school students. The research variables were consumption of sugar-sweetened beverages (SSBs) and the incidence of overweight. Data analysis was performed using Spearman's nonparametric statistical test.
The results showed that most respondents (73.4%) were in the high consumption category. Based on the nutritional status of the respondents, only a few (22.3%) were obese. The correlation between sweetened beverage consumption and obesity had a p-value of 0.796 > 0.05, indicating no relationship between the two variables.
The absence of a positive correlation between sweetened beverage consumption and obesity is likely due to various factors that influence Body Mass Index, glucostatic theory, and individual energy compensation mechanisms.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Akhriani, M., Fadhilah, E., & Kurniasari, F. N. (2016). Indonesian Journal of Human Nutrition, 3(1), 29–40.
Andrini, P., Aisah, & Ariyanto. (2023). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 6(2), 19–27. https://doi.org/10.36984/jkm.v6i2.406
Anggraini, H., Setiawati, S., & Rilyani, R. (2019). Faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada masa pandemi Covid-19. Holistik: Jurnal Kesehatan, volume(no), halaman–halaman.
Aulia, Z. C. (2022). Hubungan kebiasaan minum berpemanis dengan kejadian sindrom premenstruasi pada dewasa muda.
Brug, J., Van Stralen, M. M., Te Velde, S. J., Chinapaw, M. J. M., De Bourdeaudhuij, I., Lien, N., Bere, E., Maskini, V., Singh, A. S., Maes, L., Moreno, L., Jan, N., Kovacs, E., Lobstein, T., & Manios, Y. (2016). Differences in weight status and energy-balance related behaviors among schoolchildren across Europe: The ENERGY-project. PLoS ONE, 7(4), 15–26. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0034742
Fatarizka, H., Ratibi, A., Damayanti, A. Y., Darni, J., & Sari, D. D. (2019). Hubungan antara overweight, kebiasaan sarapan, dan pola tidur dengan prestasi akademik remaja. Jurnal, 3(1), 30–41.
Ferinawati, F., & Mayanti, S. (2018). Pengaruh kebiasaan makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(2), 241–258.
Fhadila, K. D. (2017). Karakteristik perilaku dan kepribadian pada masa remaja. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 2(2), 17–23. https://jurnal.iicet.org/index.php/jpgi/article/view/220
Hamalding, H., Risna, R., & Susanti, S. (2019). Hubungan gaya hidup terhadap overweight dan obesitas pada remaja putri di SMA Negeri 11 Makassar. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.36090/jkkm.v1i1.240
Irfan, M., & Ayu, M. S. (2022). Hubungan pola konsumsi minuman bergula terhadap obesitas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU tahun 2022. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 11(1), 31–36. https://doi.org/10.30743/jkin.v11i1.370
Irwana, N. (2020). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas usia produktif di Posbindu PTM Melati Kelurahan Josenan Demangan Kota Madiun [Skripsi].
Isroani, F., Mahmud, S., Qurtubi, A., Pebriana, P. H., Karim, A. R., Yuwansyah, Y., Yetti, R., & Muhammad, A. (2023). Perkembangan remaja. Psikologi Perkembangan.
Izhar, M. D., Kalsum, U., & Wardiah, R. (2022). Edukasi dampak negatif konsumsi minuman boba terhadap kesehatan di SMPN 16 Kota Jambi. Jurnal, 4, 46–49.
Jebeile, H., Kelly, A. S., O’Malley, G., & Baur, L. A. (2022). Obesity in children and adolescents: Epidemiology, causes, assessment, and management. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 10(5), 351–365. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(22)00047-X
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Provinsi Jawa Timur Riskesdas 2018.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Leksono, A. P., Dieny, F. F., Noer, E. R., & Margawati, A. (2022). Night eating syndrome, pola tidur, dan kebiasaan konsumsi sugar-sweetened beverage berdasarkan tipe metabolik pada mahasiswa obes. Jurnal, 7(2), 136–145.
Lugina, W., Maywati, S., & Neni, N. (2021). Hubungan aktivitas fisik, asupan energi, dan sarapan pagi dengan kejadian overweight pada siswa SMA Tasikmalaya tahun 2020. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(2), 305–313. https://doi.org/10.37058/jkki.v17i2.3889
Nisa Suryani Mangopa, N., Mappahya, K. A. A., Mokhtar, S., Kartika, I. D., & Safei, I. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan overweight saat pandemi pada remaja. Fakumi Medical Journal, 3(1), 12–20. https://fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj/article/view/173
Nursalam. (2015). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis.
Octari, C., & Liputo, N. I. (2014). Hubungan status sosial ekonomi dan gaya hidup dengan kejadian obesitas pada siswa SD Negeri 08 Alang Lawas Padang. Jurnal, 3(2), 131–135.
Putra, W. N. (2017). The association between dietary pattern, physical activity, sedentary activity and overweight at SMA Negeri 5 Surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(3), 298–310. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i32017.298-310
Qoirinasari, Simanjuntak, B. Y., & Kusdalinah. (2018). Berkontribusikah konsumsi minuman manis terhadap berat badan berlebih pada remaja? AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(2), 88–94. https://doi.org/10.30867/action.v3i2.86
Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar Nasional.
Sari, S. L., Utari, D. M., Sudiarti, T., & Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. (2021). Konsumsi minuman berpemanis kemasan pada remaja. Jurnal, 5(1), 91–100.
UNICEF. (2021). Analisis lanskap kelebihan berat badan dan obesitas di Indonesia.
USDA. (2023). Sugar: World markets and trade 2023/2024. Foreign Agricultural Service. https://fas.usda.gov/data/sugar-world-markets-and-trade
Weni Kurdanti, N., Ilmi’ah, N., & Hidayat, N. (2021). Asupan karbohidrat, asupan lemak, aktivitas fisik dan kejadian obesitas pada remaja di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan, 6(6), 9–33.
Yu, P., Chen, Y., Zhao, A., Bai, Y., Zheng, Y., Zhao, W., & Zhang, Y. (2016). Consumption of sugar-sweetened beverages and its association with overweight among young children from China. Public Health Nutrition, 19(13), 2336–2346. https://doi.org/10.1017/S1368980016001373
Yulia Maulinda, D. (2022). Hubungan konsumsi minuman manis terhadap kejadian overweight pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta [Disertasi doktoral]. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Yulnefia. (2020). Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi di poli usia lanjut Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Jurnal, 3(2), 69–75.