Gerakan Seribu Hari Pertama Kehidupan Terhadap Sikap, Perilaku, Dan Tingkat Kemandirian Tindakan Pencegahan Kejadian Stunting

Main Article Content

Nurul Kamariyah
Rahmadaniar Aditya Putri
Eppy Setiyowati
R. Khairiyatul Afiyah

Abstract

Kegagalan pertumbuhan dan ketidaksesuaian antara tinggi badan dengan umur pada masa kanak-kanak adalah bentuk kekurangan gizi yang paling umum akan dapat terlihat secara global, yang akan mengakibatkan terjadinya stunting. Stunting akan menghambat perkembangan potensi dan sumber daya manusia di seluruh masyarakat karena dampak jangka panjangnya pada fungsi kognitif, afektif dan psikomotor. [1]. Kejadian stunting dapat dicegah dengan perilaku hidup sehat sejak sebagai calon pengantin, saat bayi dalam kandungan, bersalin, postpartum dan perawatan anak seteah lahir sampai masa golden periode (usia dibawah 2 tahun). Hasil penelitian Kamariyah tahun 2023 di wilayah kerja puskesmas Banyuurip Surabaya dengan hasil : masih ditemukan sebagian besar responden pada penelitian tersebut masih mempunyai tingkat pengetahuan, sikap, perilaku dan tingkat kemandirian mencegah kejadian stunting dengan predikat kurang. Sebagai bentuk dari hasil penelitian tersebut sebagai peneliti melanjutkan kegiatan tersebut dalam bentuk pengabdian kepada Masyarakat. Metode yang digunakan dengan melakukan gerakan pendampingan pemberian edukasi dan demonstrasi pada seribu hari pertama kehidupan pada ibu hamil dan ibu yang mempuyai anak usia sebelum 2 tahun. Waktu yang digunakan selama satu semester. Hasil yang di capai terjadi peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku dan tingkat kemandirian untuk mencegah stunting hampir seluruhnya (90%) terjadi peningkatan pengetahuan, hampir seluruhnya (92%) terjadi peningkatan sikap, dan 96% terjadi peningkatan perilaku, serta hampir seluruhnya (98%) terjadi peningkatan tingkat kemandirian untuk mencegah stunting. Gerakan seribu hari pertama kehidupan meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku serta kemandirian mencegah stunting. Saran diharapkan tenaga kesehatan untuk melakukan pengabdian kepada Masyarakat.

Article Details

How to Cite
Kamariyah, N., Putri, R. A., Setiyowati, E., & Afiyah, R. K. (2024). Gerakan Seribu Hari Pertama Kehidupan Terhadap Sikap, Perilaku, Dan Tingkat Kemandirian Tindakan Pencegahan Kejadian Stunting. Jurnal Abdi Kesehatan Dan Kedokteran, 3(1), 26–39. https://doi.org/10.55018/jakk.v3i1.48
Section
Articles

References

Ariasti, D., & Pawitri, T. N. (2016). Hubungan antara mekanisme koping terhadap stres dengan kejadian hipertensi pada warga di desa Ngelom Sroyo Jaten Karanganyar. Kosala. Vol. 4, No. 1, 76-82.

Burhan E., Isbaniah F., Dwi Susanto A., dkk. (2020). Pneumonia Covid-19 Diagnosis & Penatalaksanaan Di Indonesia. Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru

Indonesia (PDPI Ciotti, M., Ciccozzi, M., Terrinoni, A., Jiang, W. C., Wang, C. B., & Bernardini, S. (2020). The COVID-19 pandemic. Critical reviews in clinical laboratory sciences, 57(6), 365-388

Damawiyah, S.,Soleha U., & Umamah F. (2017). Hubungan Efikasi Diri Dan Motivasi Mencegah Komplikasi Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Rw 01 Kelurahan Wonokromo Surabaya. Surabaya : Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan Unusa.

Daniel, J. (2020). Education and the COVID-19 pandemic. Prospects, 49(1), 91-96. Diah, (2012)

Economou M, Angelopoulos E, Peppou LE, Souliotis K, Tzavara C, Kontoangelos K, Madianos M and Stefanis C: Enduring financial crisis in Greece: Prevalence and correlates of major depression and suicidality. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol 51: 1015-1024, 2016.

El-Hage, W., Hingray, C., Lemogne, C., Yrondi, A., Brunault, P., Bienvenu, T.,. Aouizerate, B. (2020). Health professionals facing the coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic: What are the mental health risks? [Les professionnels de santé face à la pandémie de la maladie à coronavirus (COVID-19) : quels risques pour leur santé mentale ?]. L'Encephale, S0013-7006(0020)30076-30072. https://doi.org/10.1016/j.encep.2020.04.008

Fatwikiningsih, N. (2020). Teori Psikologi : Kepribadian Manusia Ed.1. Yogyakarta : Andi.

Hendrik, Y., & Yuliana, Y. (2018). Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas dengan Kejadian Pemberian Kolostrum. Jurnal Kebidanan, 6(2), 265339

.Hidayati, T. H. T. (2012). Perempuan Madura antara tradisi dan industrialisasi. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 16(2), 62–74.

Kamariyah, N. (2012). the influence of giving katu’s leaf extract fraction toward prolactin level of breastfeeding mice and neuralgia cells of young mice. Journal of Health Sciences, 5(2).

Kamariyah, N. (2014). Kondisi psikologi mempengaruhi produksi asi ibu menyusui di Bps Aski Pakis Sido Kumpul Surabaya. Journal of Health Sciences, 7(1).

Kamariyah, N. (2019). Eferktifitas Pemberdayaan Kader “Rapid” Terhadap Peningkatan Derajat Kesehatan Ibu Post Partum Dan Anak Di Keluarahan Wonokromo Surabaya. Journal of Health Sciences, 12(02), 115–124.

Kamariyah, N., Anggasari, Y., & Muflihah, S. (2014). Buku Ajar Kehamilan: Untuk Mahasiswa Dan Praktisi Keperawatan Serta Kebidanan. Salemba Medika.

Kristiyanasari, Weni (2009). ASI Menyusui dan SADARI. Jogjakarta : Nuha Medika

Laksono, Kodrat (2010). Dahsyatnya ASI dan Laktasi. Jakarta : Media Baca

Kuswandi, I., & AZIZAH, L. F. (2018). Mitos Sangkal Dalam Tradisi Pertunangan Dini Di Madura. Prosiding Semnas PPM 2018, 1(1), 1451–1460.

Muslihatun, Wafi Nur (2010). Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita cetakan Pertama. Jogjakarta : Penerbit Fitramaya

Marimbi, Hanum (2010). Tumbuh Kembang Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita. Jakarta : Nuha Medika

Mackey, L. M., Doody, C., Werner, E. L., & Fullen, B. (2016). Self-management skills in chronic disease management: what role does health literacy have?. Medical Decision Making, 36(6), 741-759.

Musekamp, G., Schuler, M., Seekatz, B., Bengel, J., Faller, H., & Meng, K. (2017). Does improvement in self-management skills predict improvement in quality of life and depressive symptoms? A prospective study in patients with heart failure up to one year after self-management education. BMC cardiovascular disorders, 17(1), 1-10.

Permatasari, A. R., & Ariati, J. (2015). Efikasi Diri Dan Stres Kerja Pada Relawan Pmi Kabupaten Boyolali. Empati: Jurnal Karya Ilmiah S1 Undip, 4(4), 239–244. Rustika, I. M. (2016). Efikasi Diri: Tinjauan Teori Albert Bandura. Buletin Psikologi, 20(1-2), 18–25. https://doi.org/10.22146/bpsi.11945

Sitepu, Y. R. B., & Simanungkalit, J. N. (2021). Tingkat Stres Perawat Terkait Isu Covid-19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3 nomor 2(Mei), 287–294.http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/download/83/65 Suhamdani, H., Wiguna, R. I., Hardiansah, Y., & Sadam, L. M. (2020). Kecemasan Perawat Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Provinsi Nusa Tenggara Barat. 7(2), 70–78.

Susilo, A., Rumende, C. M., Pitoyo, C. W., Santoso, W. D., Yulianti, M., Herikurniawan, H., Sinto, R., Singh, G., Nainggolan, L., Nelwan, E. J., Chen, L. K., Widhani, A., Wijaya, E., Wicaksana, B., Maksum, M., Annisa, F., Jasirwan, C. O. M., & Yunihastuti, E. (2020). Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1), 45. https://doi.org/10.7454/jpdi.v7i1.415.

WHO. 2020. Coronavirus disease (COVID-19) pandemic (Online). https://covid19.who.int/. Diakses pada tanggal 9 November 2020 Pukul 18.00 WIB.

Yurianto, A. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19). Germas, 0–115. (Online) https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/REV04_Pedoman_P2_COVID-19__27_Maret2020_TTD1.pdf. Diakses pada tanggal 13 Januari 2021 Pukul 21.00.

Zakeri, A., Rahmany, R dan Labone, E. (2016). Teachers’ Self-and Collective Efficacy: The case of Novice English Language Teachers. Journal of Language Teaching and Research. Academy Publication.